arj - 19 Januari 2026 - 14:56
arj
-
19 Januari 2026
-
14:56
Menggunakan jasa maklon menjadi solusi praktis bagi brand baru yang ingin memiliki produk sendiri tanpa harus membangun pabrik. Namun, tidak sedikit brand baru yang gagal berkembang karena melakukan kesalahan mendasar sejak awal proses maklon.
Agar bisnis berjalan lebih lancar dan berkelanjutan, berikut beberapa kesalahan brand baru saat maklon yang sering terjadi dan perlu dihindari.
1. Tidak Memiliki Konsep Produk yang Jelas
Banyak brand baru memulai maklon tanpa konsep yang matang. Produk dibuat hanya mengikuti tren tanpa memahami kebutuhan pasar.
Akibatnya, produk sulit bersaing karena:
Solusi: Tentukan konsep produk, manfaat utama, dan target market sebelum memulai maklon.
2. Terlalu Berorientasi pada Harga Murah
Harga maklon yang murah sering menjadi pertimbangan utama. Sayangnya, kualitas bahan baku dan hasil produk sering dikorbankan.
Risiko yang bisa terjadi:
Tips: Pilih maklon yang menawarkan kualitas, pendampingan, dan transparansi proses.
3. Kurang Memahami Regulasi dan Legalitas
Kesalahan umum lainnya adalah mengabaikan aspek legalitas seperti BPOM, CPPOB, atau sertifikasi halal.
Dampaknya:
Solusi: Pastikan maklon memiliki sistem legalitas yang jelas dan mendampingi klien sejak awal.
4. Pasif dalam Proses Pengembangan Produk
Beberapa brand menyerahkan seluruh proses kepada pihak maklon tanpa terlibat aktif.
Hal ini berpotensi menyebabkan:
Saran: Bangun komunikasi intensif dengan tim R&D maklon.
5. Perhitungan Biaya yang Tidak Menyeluruh
Brand baru sering hanya menghitung biaya produksi, tanpa mempertimbangkan biaya lain seperti:
Akibatnya, modal cepat habis sebelum produk benar-benar berjalan.
6. Menentukan MOQ di Luar Kemampuan
Mengambil Minimum Order Quantity (MOQ) terlalu besar demi harga murah per unit dapat berisiko tinggi.
Dampak yang sering terjadi:
Strategi aman: Mulai dari MOQ realistis dan fokus pada uji pasar.
7. Branding dan Kemasan Kurang Diperhatikan
Produk berkualitas tanpa kemasan yang menarik akan sulit menjual.
Kesalahan yang sering terjadi:
Ingat: Kemasan adalah kesan pertama konsumen terhadap produk.
8. Tidak Menyiapkan Strategi Marketing Sejak Awal
Banyak brand baru menunda perencanaan marketing hingga produk siap.
Padahal tanpa strategi pemasaran:
Solusi: Rencanakan strategi branding dan marketing bersamaan dengan proses maklon.
Maklon bukan sekadar proses produksi, melainkan kolaborasi jangka panjang untuk membangun brand yang kuat dan berkelanjutan. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan di atas, brand baru memiliki peluang lebih besar untuk sukses di pasar.
Jika Anda sedang merencanakan maklon produk skincare, pangan olahan, obat tradisional, atau kosmetik, pastikan memilih mitra maklon yang berpengalaman, legal, dan siap mendampingi dari awal hingga produk siap dipasarkan.
Layanan Makloon Kosmetik & Obat Tradisional yang Dipercaya Sebagai Pilihan Pertama Mereka. PT. Eshbi Putra Indonesia merupakan perusahaan makloon...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >