arj - 31 Juli 2026 - 09:11
arj
-
31 Juli 2026
-
09:11
Industri skincare terus mengalami perkembangan pesat setiap tahunnya. Memasuki tahun 2026, tren tidak lagi hanya berfokus pada produk yang mampu memberikan hasil instan, tetapi juga pada kandungan yang aman, memiliki dasar ilmiah, serta mampu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Konsumen kini semakin cerdas dalam memilih produk. Mereka tidak hanya melihat kemasan yang menarik, tetapi juga memperhatikan daftar ingredients yang terkandung di dalamnya.
Bagi Anda yang ingin membangun brand skincare sendiri, memahami tren ingredients merupakan langkah penting agar produk yang diluncurkan memiliki daya saing tinggi di pasar. Bersama PT. Eshbi Putra Indonesia, Anda dapat mengembangkan formula yang mengikuti tren sekaligus disesuaikan dengan identitas brand Anda.
1. Exosome
Exosome menjadi salah satu bahan aktif yang paling banyak diperbincangkan pada tahun 2026. Kandungan ini dikenal mampu membantu proses regenerasi kulit, meningkatkan elastisitas, serta mendukung perbaikan skin barrier.
Exosome banyak digunakan pada produk premium seperti serum, ampoule, hingga anti-aging cream karena memberikan kesan teknologi skincare yang modern dan inovatif.
2. PDRN (Polydeoxyribonucleotide)
PDRN semakin populer karena dikenal membantu mempercepat regenerasi kulit dan menjaga kelembapan secara optimal. Kandungan ini banyak digunakan pada skincare yang berfokus pada perbaikan kulit setelah paparan sinar matahari, bekas jerawat, maupun tanda-tanda penuaan dini.
Produk dengan PDRN menjadi pilihan konsumen yang menginginkan kulit tampak sehat, kenyal, dan bercahaya.
3. Ectoin
Ectoin merupakan bahan aktif yang semakin diminati karena kemampuannya melindungi kulit dari polusi, paparan sinar UV, dan stres lingkungan.
Ingredients ini sangat cocok digunakan pada produk yang mengusung konsep skin barrier repair serta skincare untuk masyarakat perkotaan yang sering terpapar polusi.
4. Ceramide Complex
Ceramide tetap menjadi primadona pada tahun 2026. Namun kini banyak produsen menggunakan Ceramide Complex yang dikombinasikan dengan cholesterol dan fatty acid sehingga mampu memperkuat skin barrier secara lebih optimal.
Produk dengan kandungan ini sangat diminati oleh pemilik kulit sensitif maupun kulit kering.
5. Multi Molecular Hyaluronic Acid
Jika sebelumnya hanya menggunakan satu jenis Hyaluronic Acid, kini tren bergeser ke Multi Molecular Hyaluronic Acid yang memiliki berbagai ukuran molekul.
Manfaatnya antara lain:
6. Peptide Generasi Baru
Peptide terus berkembang dengan teknologi terbaru yang mampu membantu merangsang produksi kolagen secara lebih efektif.
Produk anti-aging yang mengombinasikan peptide dengan niacinamide atau ceramide diprediksi akan menjadi salah satu kategori dengan pertumbuhan tercepat sepanjang tahun 2026.
7. Cica (Centella Asiatica)
Walaupun bukan bahan baru, Centella Asiatica tetap menjadi favorit konsumen.
Manfaatnya meliputi:
Kandungan ini masih menjadi pilihan utama untuk produk calming serum, toner, moisturizer, hingga facial wash.
8. Bakuchiol
Bakuchiol semakin diminati sebagai alternatif retinol berbahan alami.
Keunggulannya:
Karena minim risiko iritasi, Bakuchiol semakin banyak digunakan pada produk anti-aging premium.
9. Fermented Ingredients
Bahan hasil fermentasi seperti Fermented Rice Extract, Galactomyces, dan Bifida Ferment Lysate masih menjadi tren karena dipercaya membantu menjaga mikrobioma kulit sekaligus meningkatkan kelembapan dan kecerahan kulit.
Konsep microbiome skincare diperkirakan akan terus berkembang pada beberapa tahun mendatang.
10. Niacinamide Tetap Menjadi Favorit
Meskipun telah populer selama beberapa tahun terakhir, Niacinamide tetap menjadi salah satu bahan aktif yang paling dicari.
Alasannya sederhana karena memiliki manfaat yang sangat lengkap, antara lain:
Niacinamide juga mudah dikombinasikan dengan berbagai ingredients lain sehingga sangat fleksibel dalam pengembangan formula.
Tips Memilih Ingredients untuk Brand Skincare
Mengikuti tren memang penting, tetapi tidak semua ingredients cocok untuk semua target pasar. Sebelum menentukan formula, pertimbangkan beberapa hal berikut:
Produk yang sukses bukan hanya mengikuti tren, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi konsumennya.
Kembangkan Formula Skincare Bersama PT. Eshbi Putra Indonesia
Jika Anda ingin menciptakan produk skincare yang mengikuti tren tahun 2026, PT. Eshbi Putra Indonesia siap membantu mulai dari riset formula, pengembangan produk, pengurusan legalitas, produksi, hingga pengemasan.
Didukung oleh tim Research & Development (R&D) yang berpengalaman, proses produksi berstandar CPKB, serta layanan maklon yang fleksibel, Anda dapat membangun brand skincare dengan formula yang berkualitas, aman, dan memiliki nilai jual tinggi.
Tren ingredients skincare tahun 2026 menunjukkan bahwa konsumen semakin mengutamakan produk yang mampu menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh. Kandungan seperti Exosome, PDRN, Ectoin, Ceramide Complex, Multi Molecular Hyaluronic Acid, hingga Peptide menjadi peluang besar bagi pemilik brand untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Dengan memilih partner maklon yang tepat seperti PT. Eshbi Putra Indonesia, Anda dapat mengembangkan produk yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu membangun kepercayaan konsumen dan memperkuat posisi brand di industri skincare yang semakin kompetitif.
Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >