arj - 09 Februari 2026 - 09:50
arj
-
09 Februari 2026
-
09:50
Menentukan harga jual kosmetik itu gampang-gampang susah. Terlalu murah, produk Anda dianggap "abal-abal". Terlalu mahal, calon pembeli malah lari ke brand besar yang sudah punya nama.
Lalu, bagaimana cara menentukan angka yang pas di label harga? Mari kita bedah rumusnya tanpa bikin pusing.
1. Hitung COGS (Harga Pokok Penjualan) dengan Teliti
Jangan hanya menghitung isi cairannya saja! Dalam kosmetik, detail kecil sangat berpengaruh. Pastikan Anda memasukkan komponen berikut:
2. Jangan Lupakan "Biaya Tersembunyi"
Banyak pebisnis pemula terjebak di sini. Pastikan Anda menyisihkan persentase untuk:
3. Tentukan Margin Keuntungan (Mark-up)
Di dunia kosmetik, margin keuntungan biasanya cukup tinggi karena risiko tren yang cepat berubah.
4. Riset Posisi Kompetitor
Lihatlah produk serupa di pasar. Jika Anda menjual lip tint organik seharga Rp150.000, padahal kompetitor dengan kualitas setara menjual Rp60.000, Anda harus punya alasan kuat (seperti hasil instan atau kemasan yang sangat mewah) untuk membenarkan harga tersebut.
5. Psikologi Harga
Gunakan teknik psychological pricing untuk menarik minat. Contohnya:
Harga bukan sekadar angka, tapi adalah pesan yang Anda sampaikan kepada konsumen tentang nilai produk Anda. Pastikan harga tersebut menutupi semua biaya operasional sambil tetap kompetitif di mata pelanggan.
Layanan Makloon Kosmetik & Obat Tradisional yang Dipercaya Sebagai Pilihan Pertama Mereka. PT. Eshbi Putra Indonesia merupakan perusahaan makloon...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >