arj - 09 September 2026 - 16:54
arj
-
09 September 2026
-
16:54
Semakin banyak customer yang kini lebih kritis sebelum membeli skincare. Bukan hanya melihat kemasan atau klaim produk, mereka juga mulai membaca ingredient list untuk mengetahui apa saja kandungan yang ada di dalamnya.
Tidak sedikit konsumen yang kemudian beranggapan bahwa semakin banyak active ingredients, semakin bagus pula sebuah produk.
Padahal, formula skincare yang efektif tidak selalu ditentukan oleh seberapa panjang daftar kandungannya.
Justru, strategi formulasi yang tepat adalah tentang bagaimana setiap ingredients dipilih, dikombinasikan, dan disesuaikan dengan kebutuhan target market.
Formula Minimalis: Fokus, Simple, dan Gentle
Formula minimalis bukan berarti formulanya kurang berkualitas.
Pada jenis formula ini, ingredients dipilih secara lebih selektif agar produk memiliki fokus yang jelas. Misalnya, sebuah serum dirancang untuk membantu menjaga skin barrier atau memberikan hidrasi tanpa memasukkan terlalu banyak active ingredients.
Pendekatan ini dapat menarik konsumen yang menyukai skincare dengan konsep simple, gentle, dan straightforward.
Bagi sebagian customer, semakin sedikit ingredients justru membuat mereka merasa lebih nyaman karena produk memiliki tujuan penggunaan yang lebih jelas.
Formula Complex: Banyak Benefit dalam Satu Produk
Di sisi lain, ada pula formula complex yang mengombinasikan berbagai ingredients untuk memberikan beberapa manfaat sekaligus.
Misalnya, satu produk dapat dirancang untuk memberikan hidrasi, membantu mencerahkan tampilan kulit, menjaga skin barrier, sekaligus memberikan efek soothing.
Formula seperti ini dapat menjadi pilihan menarik bagi market yang menginginkan multifunctional skincare dan kepraktisan dalam rutinitas harian.
Namun, complex bukan berarti asal memasukkan banyak active ingredients. Setiap kandungan tetap perlu dipertimbangkan dari sisi kompatibilitas, konsentrasi, stabilitas formula, hingga pengalaman penggunaan.
Jadi, Mana yang Lebih Bagus?
Jawabannya: tidak ada satu formula yang otomatis paling bagus untuk semua customer.
Formula minimalis bisa menjadi pilihan tepat untuk positioning yang mengutamakan kesederhanaan dan fokus manfaat.
Formula complex bisa menjadi pilihan untuk brand yang ingin menawarkan beberapa benefit dalam satu produk.
Yang membedakan bukan sekadar jumlah ingredients, tetapi seberapa tepat formula tersebut dirancang untuk kebutuhan kulit dan target market yang dituju.
Formulasi Harus Dimulai dari Market
Inilah mengapa saat mengembangkan produk skincare, brand owner sebaiknya tidak hanya berpikir:
"Kandungan apa yang sedang viral?"
Tetapi juga:
Dengan begitu, formula tidak dibuat hanya untuk terlihat menarik di ingredient list, tetapi benar-benar memiliki alasan dan tujuan yang jelas.
Produk yang Bagus Adalah Produk yang Relevan
Pada akhirnya, customer tidak hanya membeli daftar ingredients.
Mereka membeli solusi, pengalaman, dan produk yang terasa cocok dengan kebutuhan mereka.
Jadi, jangan terjebak pada anggapan bahwa formula dengan ingredients paling banyak pasti menjadi pemenang.
Formula minimalis maupun complex sama-sama memiliki peluang di market. Kuncinya adalah menemukan formula yang tepat untuk target konsumen, positioning brand, dan benefit yang ingin ditawarkan.
Bagi brand owner, inilah pentingnya bekerja bersama partner maklon yang tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memahami proses R&D dan formulasi sejak tahap awal.
Karena formula yang tepat bukan tentang membuat produk terlihat paling “wah”.
Formula yang tepat adalah formula yang punya tujuan, punya market, dan mampu memberikan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan customer.
Mau mengembangkan skincare dengan formula yang sesuai dengan target market brand kamu?
Bersama Eshbi, proses pengembangan produk dapat dimulai dari konsep, formulasi, hingga produksi sehingga ide produk kamu bisa dikembangkan dengan arah yang lebih terstruktur dan sesuai positioning brand.
Dalam dunia skincare, day cream dan night cream adalah dua produk perawatan wajah yang sering digunakan setiap hari. Meski terlihat mirip, keduanya me...
Baca Selengkapnya >
OEM dan ODM adalah dua sistem produksi yang banyak digunakan oleh brand owner untuk memiliki produk dengan merek sendiri tanpa harus membangun pabrik....
Baca Selengkapnya >